Lobi dan Negosiasi




Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 4, Senin, 30 Maret 2026


Thumbnail Video Pertemuan 2

Resume (P-4):

Pertemuan ini membahas prinsip dan praktik negosiasi. Materi difokuskan pada tiga komponen utama negosiasi efektif, yaitu Heart (karakter dan motif), Head (pengetahuan dan wawasan), serta Hands (kebiasaan dan perilaku).

Peserta juga berbagi pengalaman menghadapi berbagai gaya negosiasi, termasuk tantangan dalam bernegosiasi dengan individu yang memiliki kepribadian empati atau lembut.

Ditekankan bahwa keberhasilan negosiasi bergantung pada kepercayaan, keterbukaan, tanggung jawab bersama, dan saling ketergantungan, serta penting untuk menghindari praktik manipulatif yang dapat merugikan kedua pihak.

Pertemuan diakhiri dengan pembahasan mengenai persyaratan Pelatihan Praktis (PKL), termasuk fleksibilitas lokasi penempatan dan kewajiban mahasiswa untuk mengusulkan peluang kerja yang relevan dengan studi komunikasi.



Mau dibacakan? klik!

Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 3, Senin, 16 Maret 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 1

Resume (P-3):

Pertemuan ini membahas tentang karakteristik lobi dan negosiasi. Bapak dosen menjelaskan bahwa negosiasi selalu melibatkan individu atau perwakilan institusi, mengandung potensi konflik, dan menggunakan metode pertukaran seperti tawar-menawar. Dosen juga menekankan pentingnya interaksi tatap muka dengan memperhatikan bahasa tubuh dan ekspresi untuk mencapai hasil negosiasi yang efektif. Diskusi mencakup berbagai contoh nyata, mulai dari negosiasi di pasar hingga hubungan internasional, termasuk pembahasan mengenai kebijakan luar negeri dan perjanjian perdagangan Indonesia.


Selain itu, pembahasan menyoroti manajemen konflik melalui empat kuadran yaitu win-win, win-lose, lose-win, dan lose-lose, serta bagaimana konflik dapat bersifat fungsional atau disfungsional tergantung pada cara pengelolaannya. Mahasiswa turut berkontribusi dengan pertanyaan dan contoh taktik negosiasi dalam berbagai konteks seperti keluarga, bisnis, dan proyek pemerintah. Dosen menekankan bahwa negosiasi yang efektif memerlukan pemahaman dinamika kekuasaan, menjaga posisi yang seimbang, serta kemampuan mengelola konflik secara strategis untuk mencapai tujuan organisasi. Pertemuan berikutnya dijadwalkan dua minggu setelah Nyepi.



Mau dibacakan? klik!

Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 2, Senin, 23 Februari 2026


Thumbnail Video Pertemuan 2

Resume (P-2):

Pertemuan perkuliahan diawali dengan absensi dan dilanjutkan pembahasan tentang prinsip negosiasi, khususnya konsep win-win solution sebagai tujuan utama lobi dan negosiasi, yaitu tercapainya kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Diskusi berkembang dari contoh negosiasi dagang Indonesia–Amerika Serikat yang dinilai sebagian mahasiswa tidak setara karena perbedaan tarif impor, hingga contoh-contoh lokal seperti pembebasan lahan proyek pembangunan, relokasi pedagang oleh Satpol PP, sponsorship kegiatan, hingga praktik restorative justice dalam hukum.

Ditekankan bahwa negosiasi yang baik harus memahami masalah secara komprehensif, menyiapkan berbagai opsi alternatif, fokus pada solusi bukan pada siapa yang salah, bersikap terbuka dan transparan, mengedepankan kepentingan bersama, membangun hubungan jangka panjang (mutual relationship), serta bersikap akomodatif terhadap masukan. Kegagalan negosiasi sering terjadi karena kurangnya persiapan, komunikasi yang tidak jelas, atau tidak adanya keseimbangan kepentingan, sehingga kompetensi, strategi, dan etika menjadi kunci keberhasilan dalam setiap proses lobi dan negosiasi, baik dalam konteks global maupun lokal.

Mau dibacakan? klik!

Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 1, Senin, 9 Februari 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 1

Resume (P-1):

Pada pertemuan perdana ini, bapak dosen (Pak Mardika) menjelaskan RPS dan materi awal terkait lobi dan negosiasi. Disepakati 1x pertemuan dihitung 2x presensi.

Mau dibacakan? klik!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini