Lobi dan Negosiasi




Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 8, Senin, 18 Mei 2026


Thumbnail Video Pertemuan 6

Resume (P-8):

Sesi ini pertemuan zoom terakhir, diisi dengan presentasi membahas berbagai aspek lobi dan negosiasi, di mana mahasiswa mempresentasikan topik-topik penting seperti resolusi kebuntuan, solusi win-win, mekanisme arbitrase, hubungan kekuasaan, teknik persuasi, komunikasi non-verbal, diplomasi, strategi mediasi, kecerdasan emosional, taktik negosiasi, negosiasi lintas budaya, dan BATNA. Setiap presentasi dilengkapi dengan contoh dunia nyata dan kerangka kerja teoritis, termasuk pengalaman pribadi mahasiswa dalam komunikasi persuasif, negosiasi diplomatik, dan strategi resolusi konflik untuk mengilustrasikan konsep-konsep yang dipelajari.


Sesi diakhiri dengan umpan balik positif dari mahasiswa yang mengapresiasi pendekatan pengajaran interaktif dan penggunaan contoh yang relevan dalam kursus. Langkah selanjutnya mencakup tindak lanjut terhadap mahasiswa yang belum menyelesaikan tugas, penyelesaian semua persyaratan kursus sebelum batas waktu, dan dukungan antar mahasiswa untuk memastikan semua dapat menyelesaikan kursus dengan baik. Putu Mardika sebagai fasilitator mengakui tantangan dalam mengajar kursus ini namun mengapresiasi partisipasi aktif mahasiswa sepanjang semester.



Mau dibacakan? klik!

Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 7, Senin, 11 Mei 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 7

Resume (P-7):

Perkuliahan lobi dan negosiasi yang diampu oleh Doktor Putu Mardika dihadiri oleh 19 mahasiswa. Dalam pertemuan ini, dosen menjelaskan bahwa, mulai minggu depan setiap mahasiswa akan presentasi sekitar 5 menit, terkait topik yang telah dibagikan sesuai urut absensi, dengan penekanan pada pemahaman konseptual yang disertai contoh konkret tanpa menggunakan slide, melainkan fokus pada penyampaian melalui diskusi dan improvisasi.



Doktor Mardika juga membahas kriteria penilaian yang akan didasarkan pada pemahaman mahasiswa terhadap tema yang ditugaskan, dengan kesempatan mengajukan hingga tiga pertanyaan terkait topik. Pertemuan juga membahas kemajuan proposal mahasiswa, dengan penekanan pada penyelesaian proposal dalam dua minggu ke depan melalui metodologi kualitatif.



Mau dibacakan? klik!

Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 6, Senin, 27 April 2026


Thumbnail Video Pertemuan 6

Resume (P-6):

Pertemuan ini membahas berbagai tipe negosiator, khususnya negosiator agresif dan emosional, serta strategi efektif untuk menghadapinya. Negosiator agresif digambarkan sebagai individu yang dominan, proaktif, dan kerap menggunakan pendekatan emosional, sehingga diperlukan sikap tenang, penggunaan bahasa yang netral, serta penyampaian data berbasis fakta untuk meredam situasi. Diskusi juga menekankan pentingnya menjaga posisi netral sebagai mediator agar dapat diterima kedua belah pihak. Berbagai pengalaman nyata dibagikan, termasuk dalam konteks protes dan isu sosial seperti pengelolaan limbah di Bali, yang semakin sering diselesaikan melalui negosiasi.


Selain itu, pertemuan juga menyoroti cara menangani negosiator emosional dan pengelolaan keluhan dalam berbagai lingkungan profesional. Kunci utamanya adalah menjaga stabilitas emosi, mendengarkan secara aktif, dan tidak terpancing reaksi emosional. Tantangan khusus muncul dalam konteks tata kelola desa, terutama bagi anggota DPD yang sering bekerja tanpa kompensasi memadai, sehingga berdampak pada kelelahan dan efektivitas penanganan konflik. Diskusi ini juga menekankan bahwa pengalaman dan pelatihan sangat penting untuk membangun ketahanan psikologis dalam menghadapi situasi negosiasi yang kompleks.



Mau dibacakan? klik!

Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 5, Senin, 13 April 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 5

Resume (P-5):

Pertemuan ini berfokus pada pembahasan hambatan dalam mendengarkan dan negosiasi yang efektif. Beberapa kendala utama yang diidentifikasi meliputi komunikasi yang tidak jelas, kurangnya fokus, kelelahan fisik, serta taktik negosiasi yang ragu-ragu saat berhadapan dengan dosen atau supervisor. Diskusi menekankan bahwa persiapan yang matang dan kemampuan untuk menyederhanakan masalah kompleks menjadi kunci untuk meningkatkan peluang keberhasilan dalam negosiasi.


Dalam sesi strategi, Dr Putu Mardika menekankan pentingnya menciptakan suasana yang santai dan netral dengan memulai percakapan melalui topik ringan guna menghindari ketegangan. Selain itu, ditekankan pula pentingnya menjaga poin-poin negosiasi agar tidak dihapus tanpa kesepakatan bersama, serta perlunya berkonsultasi dengan tim jika terdapat masalah yang belum terselesaikan. Penggunaan pihak ketiga juga disarankan sebagai salah satu cara untuk memfasilitasi proses negosiasi agar berjalan lebih lancar.


Penjelasan ini juga mengeksplorasi dimensi filosofis dan praktis dari pengambilan keputusan, termasuk dilema dalam membantu orang lain yang mungkin berdampak pada kemandirian mereka di masa depan. Peserta juga membahas pentingnya fleksibilitas dalam pengaturan semi-formal serta bagaimana persepsi netralitas dapat memengaruhi efektivitas seorang negosiator. Diskusi diakhiri dengan evaluasi kritis terhadap kasus distribusi makanan tertentu dan pentingnya pemahaman mendalam terhadap materi sebelum melakukan penampilan publik atau negosiasi.

Mau dibacakan? klik!

Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 4, Senin, 30 Maret 2026


Thumbnail Video Pertemuan 4

Resume (P-4):

Pertemuan ini membahas prinsip dan praktik negosiasi. Materi difokuskan pada tiga komponen utama negosiasi efektif, yaitu Heart (karakter dan motif), Head (pengetahuan dan wawasan), serta Hands (kebiasaan dan perilaku).

Peserta juga berbagi pengalaman menghadapi berbagai gaya negosiasi, termasuk tantangan dalam bernegosiasi dengan individu yang memiliki kepribadian empati atau lembut.

Ditekankan bahwa keberhasilan negosiasi bergantung pada kepercayaan, keterbukaan, tanggung jawab bersama, dan saling ketergantungan, serta penting untuk menghindari praktik manipulatif yang dapat merugikan kedua pihak.

Pertemuan diakhiri dengan pembahasan mengenai persyaratan Pelatihan Praktis (PKL), termasuk fleksibilitas lokasi penempatan dan kewajiban mahasiswa untuk mengusulkan peluang kerja yang relevan dengan studi komunikasi.



Mau dibacakan? klik!

Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 3, Senin, 16 Maret 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 3

Resume (P-3):

Pertemuan ini membahas tentang karakteristik lobi dan negosiasi. Bapak dosen menjelaskan bahwa negosiasi selalu melibatkan individu atau perwakilan institusi, mengandung potensi konflik, dan menggunakan metode pertukaran seperti tawar-menawar. Dosen juga menekankan pentingnya interaksi tatap muka dengan memperhatikan bahasa tubuh dan ekspresi untuk mencapai hasil negosiasi yang efektif. Diskusi mencakup berbagai contoh nyata, mulai dari negosiasi di pasar hingga hubungan internasional, termasuk pembahasan mengenai kebijakan luar negeri dan perjanjian perdagangan Indonesia.


Selain itu, pembahasan menyoroti manajemen konflik melalui empat kuadran yaitu win-win, win-lose, lose-win, dan lose-lose, serta bagaimana konflik dapat bersifat fungsional atau disfungsional tergantung pada cara pengelolaannya. Mahasiswa turut berkontribusi dengan pertanyaan dan contoh taktik negosiasi dalam berbagai konteks seperti keluarga, bisnis, dan proyek pemerintah. Dosen menekankan bahwa negosiasi yang efektif memerlukan pemahaman dinamika kekuasaan, menjaga posisi yang seimbang, serta kemampuan mengelola konflik secara strategis untuk mencapai tujuan organisasi. Pertemuan berikutnya dijadwalkan dua minggu setelah Nyepi.



Mau dibacakan? klik!

Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 2, Senin, 23 Februari 2026


Thumbnail Video Pertemuan 2

Resume (P-2):

Pertemuan perkuliahan diawali dengan absensi dan dilanjutkan pembahasan tentang prinsip negosiasi, khususnya konsep win-win solution sebagai tujuan utama lobi dan negosiasi, yaitu tercapainya kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Diskusi berkembang dari contoh negosiasi dagang Indonesia–Amerika Serikat yang dinilai sebagian mahasiswa tidak setara karena perbedaan tarif impor, hingga contoh-contoh lokal seperti pembebasan lahan proyek pembangunan, relokasi pedagang oleh Satpol PP, sponsorship kegiatan, hingga praktik restorative justice dalam hukum.

Ditekankan bahwa negosiasi yang baik harus memahami masalah secara komprehensif, menyiapkan berbagai opsi alternatif, fokus pada solusi bukan pada siapa yang salah, bersikap terbuka dan transparan, mengedepankan kepentingan bersama, membangun hubungan jangka panjang (mutual relationship), serta bersikap akomodatif terhadap masukan. Kegagalan negosiasi sering terjadi karena kurangnya persiapan, komunikasi yang tidak jelas, atau tidak adanya keseimbangan kepentingan, sehingga kompetensi, strategi, dan etika menjadi kunci keberhasilan dalam setiap proses lobi dan negosiasi, baik dalam konteks global maupun lokal.

Mau dibacakan? klik!

Lobi dan Negosiasi

Pertemuan 1, Senin, 9 Februari 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 1

Resume (P-1):

Pada pertemuan perdana ini, bapak dosen (Pak Mardika) menjelaskan RPS dan materi awal terkait lobi dan negosiasi. Disepakati 1x pertemuan dihitung 2x presensi.

Mau dibacakan? klik!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini