Marketing Public Relation




Marketing Public Relation

Pertemuan 8, Selasa, 2 Juni 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 6

Resume (P-8):

Pertemuan ini membahas Digital Marketing Public Relations (Digital MPR) sebagai strategi untuk membangun brand awareness, mengelola persepsi publik, dan menciptakan keterlibatan audiens melalui platform digital seperti TikTok, Instagram, Facebook, dan Triller. Inti pembahasan mencakup tiga pendekatan utama, yaitu strategi push melalui promosi atau diskon untuk mendorong tindakan konsumen, strategi pull melalui konten inspiratif dan storytelling untuk menarik perhatian, serta strategi pass/CSR melalui kegiatan sosial yang memperkuat citra positif perusahaan.


Diskusi juga menekankan bahwa keberhasilan Digital MPR tidak hanya diukur dari viralitas, jumlah tayangan, atau likes, tetapi juga dari dampaknya terhadap reputasi, kepercayaan, loyalitas, dan potensi penjualan. Sebelum menjalankan strategi digital, perusahaan perlu memastikan kualitas produk dan layanan sudah baik, karena kehadiran digital yang kuat harus didukung oleh pengalaman konsumen yang positif serta pengelolaan komentar dan ulasan secara aktif.



Mau dibacakan? klik!

Marketing Public Relation

Pertemuan 7, Rabu, 27 Mei 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 7

Resume (P-7):

Pada pertemuan ini dosen membahas atau menekankan bahwa pentingnya membangun hubungan yang baik dengan jurnalis dan media massa untuk menciptakan publisitas organik, bukan sekadar mengandalkan iklan berbayar. Desa Les digunakan sebagai contoh bagaimana hubungan media yang terjalin secara tulus dapat membantu meningkatkan visibilitas, reputasi, dan citra suatu tempat atau lembaga melalui pemberitaan yang lebih alami dan dipercaya publik.


Kuliah sesi ini juga membahas berbagai strategi hubungan media, seperti siaran pers, konferensi pers, pertemuan media, dan kunjungan media, serta bagaimana praktik tersebut berubah akibat perkembangan media digital.Bapak dosen juga menjelaskan bahwa media sosial seperti Instagram dan TikTok telah menggeser pola periklanan tradisional karena lebih murah, cepat, dan mengikuti algoritma konten. Diskusi turut menyoroti tantangan membangun hubungan media yang autentik di tengah perubahan lanskap komunikasi, termasuk menurunnya pendapatan iklan media konvensional dan semakin pentingnya kolaborasi berbasis persahabatan, saling percaya, serta manfaat bersama.



Mau dibacakan? klik!

Marketing Public Relation

Pertemuan 6, Selasa, 19 Mei 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 6

Resume (P-6):

Sesi ini dosen Bapak I Gusti Ngurah Aan Darmawan, membahas konsep pemasaran dan hubungan masyarakat dengan menggunakan pasta gigi Pepsodent sebagai studi kasus utama. Dalam diskusi tentang strategi branding Pepsodent, termasuk kampanye kesehatan gigi, inisiatif pendidikan seperti "3G Movement", dan acara PR yang menargetkan keluarga dan konsumen muda. Siswa menganalisis pendekatan segmentasi pasar Pepsodent, kolaborasi dengan dokter gigi, serta posisi merek terhadap kompetitor seperti Close Up dan CiptaDent. Diskusi juga mencakup kebiasaan menyikat gigi yang tepat dan pentingnya pemeriksaan gigi rutin setiap enam bulan.


Pembahasan mendalam difokuskan pada strategi pemasaran berbasis acara dan tantangannya, menekankan pentingnya menciptakan pengalaman merek yang berkesan dan unik untuk menghindari kompetisi "Red Ocean". Peserta mengeksplorasi konsep Blue Ocean Strategy, di mana merek perlu inovatif dan kreatif untuk membedakan diri dari pesaing. Diskusi juga membahas contoh merek lokal seperti Wardah yang memanfaatkan branding alami dan kehadiran media sosial, serta pentingnya menjaga hubungan otentik dengan pelanggan sambil beradaptasi dengan tren pasar. Langkah selanjutnya mencakup berbagi materi pembelajaran tambahan..



Mau dibacakan? klik!

Marketing Public Relation

Pertemuan 5, Selasa, 28 April 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 5

Resume (P-5):

Pertemuan kuliah Marketing Public Relations (MPR) yang diampu oleh I Gusti Ngurah Aan Darmawan membahas pentingnya memahami target audience dalam strategi komunikasi yang efektif. Kuliah ini menekankan bagaimana mengidentifikasi dan menganalisis berbagai kelompok publik seperti konsumen, outlet media, dan pemangku kepentingan masyarakat, dengan menyesuaikan pesan komunikasi berdasarkan karakteristik spesifik audiens seperti kelompok usia, budaya, dan platform media yang digunakan. Dosen berbagi contoh konten yang sukses, termasuk video tentang Hari Ibu yang menunjukkan bagaimana konten dapat beresonansi secara emosional ketika disesuaikan dengan audiens tertentu.


Diskusi juga mencakup integrasi pemasaran dan hubungan masyarakat dengan penekanan pada pentingnya membangun hubungan sebelum mempresentasikan produk atau layanan, menggunakan contoh praktis dari industri perbankan dan asuransi. Pertemuan menekankan bahwa komunikasi yang efektif membutuhkan pemahaman mendalam tentang siapa target audiens dan apa yang mereka butuhkan, bukan hanya fokus pada apa yang ingin disampaikan oleh merek. Sebagai tindak lanjut, Dosen akan mengirimkan video yang ditampilkan selama pertemuan kepada Kadek Helvy dan peserta lain yang meminta.



Mau dibacakan? klik!

Marketing Public Relation

Pertemuan 4, Selasa, 7 April 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 4

Resume (P-4):

Pertemuan ini membahas secara mendalam mengenai kerangka kerja strategis dalam Marketing Public Relations (MPR) yang dimulai dari tahapan analisis situasional untuk memetakan posisi organisasi saat ini. Langkah selanjutnya mencakup penetapan tujuan (objective setting) yang jelas, penentuan target publik yang spesifik, serta pengembangan strategi pesan (message strategy) yang efektif untuk membangun citra sekaligus mendukung pemasaran produk. Fokus utama dalam penyusunan strategi ini adalah memastikan bahwa pesan yang disampaikan selaras dengan kebutuhan pasar dan nilai-nilai perusahaan agar tercipta komunikasi yang persuasif dan kredibel.


Selain kerangka dasar, dibahas pula tiga pilar strategi utama MPR yang terdiri dari strategi Pull (menarik minat konsumen melalui media), Push (mendorong penjualan melalui dukungan distributor atau tenaga penjual), dan Pass (menembus hambatan pasar melalui opini publik atau pengaruh pihak ketiga). Pemahaman mengenai strategi ini dilengkapi dengan pembahasan mengenai jenis-jenis taktik MPR yang aplikatif serta metode analisis strategi untuk mengevaluasi efektivitas kampanye yang dijalankan. Dengan mengombinasikan ketiga strategi tersebut secara tepat, praktisi MPR diharapkan mampu menciptakan perubahan sikap masyarakat dan mendukung keberhasilan ekonomi perusahaan secara berkelanjutan.



Mau dibacakan? klik!

Marketing Public Relation

Pertemuan 3, Selasa, 3 Maret 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 3

Resume (P-3):

Pada pertemuan zoom ke-3 ini, Bapak dosen (Pak AAN) membahas konsep Marketing Public Relation (MPR) sebagai strategi komunikasi yang menggabungkan fungsi public relations dan marketing untuk mendukung penjualan melalui pendekatan yang kredibel dan membangun kepercayaan. Berbeda dengan marketing tradisional yang cenderung hard selling dan berorientasi pada transaksi, MPR menekankan storytelling, ikatan emosional, serta reputasi jangka panjang. Materi juga menjelaskan perbedaan antara PR (fokus pada citra dan hubungan), marketing (fokus pada penjualan dan profit), serta MPR (menggabungkan reputasi dan tujuan penjualan). Selain itu, dibahas pentingnya pengalaman langsung konsumen, pendekatan psikologis, serta desain yang user-friendly sebagai bagian dari strategi komunikasi yang efektif.


Pembahasan kemudian mengarah pada Integrated Marketing Communication (IMC), yaitu integrasi seluruh saluran komunikasi seperti advertising, public relation, sales promotion, digital marketing, dan event marketing agar menghasilkan pesan yang konsisten dan identitas merek yang kuat. IMC membantu perusahaan menghindari fragmentasi branding serta memperkuat loyalitas pelanggan melalui eksposur berulang dan pengalaman yang bermakna. Contoh kampanye seperti strategi inklusivitas Dove dan personalisasi merek menunjukkan bagaimana kombinasi PR dan marketing mampu membangun citra positif, kedekatan emosional, serta keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, keberhasilan MPR dan IMC bergantung pada konsistensi pesan, komitmen organisasi, serta kemampuan mengukur dampak reputasi dan penjualan secara seimbang.



Mau dibacakan? klik!

Marketing Public Relation

Pertemuan 2, Selasa, 24 Februari 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 1

Resume (P-2):

Marketing Public Relations (MPR) merupakan strategi komunikasi yang mengintegrasikan fungsi pemasaran dan public relations untuk membangun citra positif, meningkatkan kepercayaan publik, serta mendukung pencapaian tujuan pemasaran perusahaan. MPR tidak hanya berfokus pada peningkatan penjualan, tetapi juga pada pembentukan reputasi dan hubungan jangka panjang dengan berbagai stakeholder, termasuk pelanggan, media, dan masyarakat.


Dalam praktiknya, MPR dijalankan melalui berbagai kegiatan seperti publikasi media, penyelenggaraan event, sponsorship, aktivasi komunitas, pemanfaatan media sosial, serta program Corporate Social Responsibility (CSR). Kegiatan-kegiatan tersebut bertujuan membangun persepsi yang baik terhadap brand dengan pendekatan yang lebih persuasif, kredibel, dan berbasis hubungan dibandingkan promosi langsung.


Berbeda dengan iklan yang bersifat berbayar dan berorientasi pada promosi langsung, MPR lebih menekankan pada pembentukan kepercayaan, storytelling, dan kedekatan emosional dengan publik. Strategi MPR yang tepat dapat meningkatkan loyalitas pelanggan serta memperkuat posisi perusahaan di pasar, sedangkan kesalahan komunikasi dapat berdampak negatif terhadap citra dan reputasi perusahaan.



Mau dibacakan? klik!

Webinar IMK | Hari Gini Mau Jadi Wartawan?

Acara webinar, Selasa 10 Februari 2026


Thumbnail Video Pertemuan 2

Note:

Dalam rangka memperingati hari Pers Nasional. (Durasi 1 jam 30 menit)

Mau dibacakan? klik!

Marketing Public Relation

Pertemuan 1, Selasa, 10 Februari 2026.


Thumbnail Video Pertemuan 1

Resume (P-1):

Pada pertemuan perdana ini, bapak dosen (Pak Aan Darmawan) menyampaikan CPL dan CPMK sebagai awal perkuliahan. Beliau juga memantik diskusi ringan terkait topik yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya. Berikut ini resumenya:

Marketing Public Relations (MPR) adalah pengembangan Public Relations yang berfokus pada pengelolaan hubungan strategis dengan publik untuk membangun citra, kepercayaan, dan mendukung pemasaran.

  • Publik PR terdiri dari publik internal dan eksternal.
  • MPR menggabungkan fungsi pemasaran dengan pendekatan kehumasan.
  • Komunikasi persuasif dilakukan melalui soft selling.
  • Strategi MPR memanfaatkan cerita, emosi, event, komunitas, dan media.
  • Media berperan sebagai partner dalam membangun citra.
  • MPR dijalankan melalui media konvensional dan digital.
  • Capaian utama: sikap profesional, perancangan program, dan evaluasi komunikasi.

MPR merupakan pendekatan komunikasi strategis yang terintegrasi dengan pemasaran di era digital.



Mau dibacakan? klik!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Cari Blog Ini